Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Sebelas Maret (UNS) sukses menyelenggarakan kegiatan internasional Visiting Top Professor 2026 pada 20-24 April 2026 dengan menghadirkan pakar dunia di bidang energi dan sistem kelistrikan, Prof. Dr. Saad Mekhilef dari Swinburne University of Technology, Australia.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari strategi internasionalisasi UNS dalam menghadapi dinamika globalisasi pendidikan tinggi abad ke-21. Internasionalisasi kini menjadi kebutuhan strategis untuk meningkatkan daya saing global perguruan tinggi, sejalan dengan target peningkatan reputasi internasional melalui indikator pemeringkatan dunia seperti QS World University Rankings (QS WUR) dan Times Higher Education Impact Rankings (THE Impact Rankings).
UNS sendiri memiliki visi menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni berkelas dunia yang berakar pada nilai luhur budaya nasional, sebagaimana tertuang dalam RENSTRA UNS 2024–2029. Salah satu langkah strategis untuk mewujudkan visi tersebut adalah dengan menghadirkan profesor internasional unggulan guna memperkuat atmosfer akademik berstandar global, khususnya dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.
Program Visiting Top Professor juga menjadi jawaban atas kebutuhan peningkatan jejaring riset internasional UNS. Saat ini, skor International Research Network (IRN) UNS dalam QS WUR masih memerlukan penguatan melalui kolaborasi publikasi bereputasi. Oleh karena itu, kegiatan ini dirancang tidak hanya sebagai forum akademik jangka pendek, tetapi juga sebagai awal komitmen kolaborasi riset jangka panjang, dengan target menghasilkan publikasi bersama terindeks Scopus dalam lima tahun ke depan.
Dalam rangkaian kegiatan, Prof. Saad Mekhilef menyampaikan materi terkait transisi energi dan pengembangan smart microgrid sebagai solusi sistem energi masa depan yang lebih efisien, fleksibel, dan berkelanjutan. Topik ini menjadi sangat relevan dalam menjawab tantangan global terkait perubahan iklim, kebutuhan energi bersih, serta integrasi energi terbarukan.
Selain Guest Lecture, kegiatan ini juga meliputi Focus Group Discussion (FGD) dan Research Workshop yang membuka peluang kolaborasi strategis antara UNS dan mitra internasional. Diskusi menekankan pentingnya integrasi kecerdasan buatan (AI) dalam manajemen energi serta pengembangan sistem energi pintar berbasis data.
Secara strategis, program ini juga diarahkan untuk mendukung kontribusi UNS terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada Sustainable Development Goals seperti SDG 2 (Zero Hunger), SDG 6 (Clean Water and Sanitation), SDG 8 (Decent Work and Economic Growth), SDG 16 (Peace, Justice and Strong Institutions), serta SDG 17 (Partnerships for the Goals). Kontribusi tersebut diwujudkan melalui kolaborasi riset lintas negara dan publikasi bertema SDGs yang berpotensi meningkatkan skor UNS dalam THE Impact Rankings.
Kegiatan ini ditutup dengan kunjungan laboratorium dan sesi interaksi akademik yang semakin mempererat hubungan antara UNS dan mitra global. Ke depan, Teknik Elektro UNS berkomitmen untuk terus menghadirkan program internasional yang berdampak nyata dalam penguatan kualitas pendidikan, riset, serta reputasi institusi di tingkat global (AR).